Identifying Factors that Hinder E-Commerce Digitalization in SMEs and Consumer Behavior Patterns to Boost Digital Economic Inclusion

Authors

  • Agrie Wahyudi Kharisman Universitas Sangga Buana YPKP
  • Fahmi Damarjati Ruseka Universitas Sangga Buana YPKP
  • Ahmad Zulfahmi Ubaidillah Universitas Sangga Buana YPKP

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijems.v4i5.93

Keywords:

E-Commerce; Digital Consumer Behavior; Digital Economic Inclusion; Mses; Digital Transformation

Abstract

Digitalization through e-commerce is an important pathway for strengthening digital economic inclusion among Micro and Small Enterprises (MSEs), particularly in the creative fashion sector. This study aims to identify internal and external barriers to e-commerce digitalization among MSEs and to map digital consumer behavior in Bandung Raya. The study used a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. The qualitative stage involved in-depth interviews with 20 MSE actors, while the quantitative stage involved a survey of 250 active e-commerce consumers. The findings indicate six major barriers: low digital literacy, limited capital, price competition, changes in marketplace algorithms, low consumer trust, and regulatory or platform policy changes. Consumer behavior is strongly influenced by price, free shipping, product ratings, reviews, flash sales, and digital payment convenience. The findings were interpreted through the Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Planned Behavior (TPB). The study concludes that digital economic inclusion requires an ecosystem approach integrating digital literacy, financing access, consumer trust, data utilization, and collaboration among government, marketplaces, financial institutions, and universities

References

Amory JDS, Mudo M, Rerung J. Transformasi ekonomi digital dan evolusi pola konsumsi: tinjauan literatur tentang perubahan perilaku belanja di era internet. Jurnal Minfo Polgan. 2025;14(1):28–37. doi:10.33395/jmp.v14i1.14608.

Ardani W. Pengaruh digital marketing terhadap perilaku konsumen. Jurnal Tadbir Peradaban. 2022;2(1):40–47. doi:10.55182/jtp.v2i1.102.

Ayem S, Chaerunisak UH, Prasetyaningtyas SW, Afrianingrum RW, Hanun N. Digitalisasi bisnis dan inklusi keuangan sebagai upaya mendorong kinerja UMKM melalui e-commerce di era digital. EKONOMIKA45. 2024;11(2). doi:10.30640/ekonomika45.v11i2.2591.

Azzaprillia T. Opportunities and challenges: e-commerce in Indonesia from business legal perspective. Wajah Hukum. 2023;7(2):370–380. doi:10.33087/wjh.v7i2.1257.

Badan Pusat Statistik. Statistik e-commerce 2024. Jakarta: BPS; 2025.

Creswell JW, Creswell JD. Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. 5th ed. SAGE Publications; 2023.

Davis FD. Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly. 1989;13(3):319–340. doi:10.2307/249008.

Google, Temasek, Bain & Company. e-Conomy SEA 2024: Indonesia report. 2024.

Husniyah N, Ramadansyah E, Pertiwi H, Tamara AF, Purwaamijaya BM, Nuryadin A. Analisis tingkat literasi digital UMKM di Jawa Barat. Economics and Digital Business Review. 2023;4(1):845–868.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Katadata Insight Center. Status literasi digital Indonesia 2023. Jakarta: Kominfo; 2024.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI. Transformasi digital UMKM Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkop UKM; 2023.

Kementerian Perdagangan RI. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Jakarta: Kemendag; 2023.

Martono S, Febriyanti R. Pengaruh inklusi keuangan, literasi keuangan dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja UMKM di Kota Salatiga. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan. 2023;11(2):153–168. doi:10.26740/jepk.v11n2.p153-168.

Otoritas Jasa Keuangan. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan Masyarakat. Jakarta: OJK; 2023.

Otoritas Jasa Keuangan. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM. Jakarta: OJK; 2025.

Rani GM, Desiyanti R. Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan dan digital payment terhadap kinerja UMKM makanan & minuman di Kota Padang. EKOMABIS. 2024;5(2).

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Jakarta: Sekretariat Negara; 2023.

Rohmana DW. Peranan ekonomi digital dalam peningkatan pertumbuhan UMKM: peluang dan tantangan. Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Law and Sharia Economic. 2023;1(1):42–48.

Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.; 2nd ed. Bandung: Alfabeta; 2023.

Wulandari DNA, Paramita RS. Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan e-commerce terhadap kinerja keuangan UMKM (coffee shop) di Kabupaten Jember. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 2023;9(18):199–210. doi:10.5281/zenodo.8310853.

Published

2026-10-11